Seminar Nasional Tantangan Sektor Pertanian Indonesia di Era Perdagangan bebas CHINA ASEAN (CAFTA
Kategori: serba-serbi - Dibaca: 156 kali

IMATETANI - Mengusung tema kembali dekat dengan petani, rangkaian agenda Pekan Teknik Pertanian Nasional IV yang dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pun digelar. Event tahunan bagi Mahasiswa Teknik Pertanian se Indonesia ini resmi di buka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM bertempat di Auditorium FTP UGM pada tanggal 9 Oktober 2011.
Seminar Nasional bertajuk “ Tantangan Sektor Pertanian Indonesia di Era Perdagangan bebas CHINA – ASEAN (CAFTA)” menjadi agenda pertama sekaligus sebagai pembuka event PTPN IV pada Minggu, 9 Oktober 2011 di Auditorium FTP UGM. Seminar ini dihadiri kurang lebih 250 peserta yang terdiri dari peserta umum dan delegasi pada PTPN IV. Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara yang berkompeten di bidangnya diantaranya adalah Dr. Ir Gunawan MS dari BPTP Yogyakarta Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian dengan tema “ Peranan dan Urgensi Teknologi Pertanian dalam Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk di Era Perdagangan ACFTA (subsektor Peternakan). Senada dengan pembicara sebelumnya, pembicara kedua Bapak Dwi Henry Setiawan menyampaikan dalam kemasan kerajinan dengan pemanfaatan komoditi lokal. Diperkuat dengan pembicara selanjutnya, Bapak Iriawan Jati Asmoro tentang Peran Pemerintah, Akademisi dan Strategi dalam menghadapi CAFTA. Seminar semakin hangat dengan dibukanya sesi diskusi dan tanya jawab seputar tema yang diangkatkan. Antusias peserta untuk mengajukan beberapa pendapat maupun pertanyaan terlihat hampir mewakili seluruh Universitas Delegasi, ini artinya keingintahuan peserta tinggi dalam mempelajari salah satu problematika disektor pertanian yang sedang menghinggapi bangsa ini. Ini juga menjadi salah satu bukti bahwa pandangan seluruh mahasiswa antarperguruan tinggi yang berbeda di seluruh Indonesia dapat disatukan dengan bersama memikirkan nasib bangsa ini ke depan. (Infokom)
0 Komentar :
Isi Komentar :
Hai